Welcome

Assalamu'alaikum wr. wb.

Terima kasih telah mengunjungi blog ini :)
Blog ini pada awal berdirinya dimaksudkan untuk memberi pengetahuan kepada para pembaca mengenai kelistrikan. Tetapi pada akhirnya blog ini berisi 'gado-gado'. Ada yang isinya berupa copas dari sumber lain, ada juga original dari saya sendiri. Ada yang 'agak penting', ada juga sekedar curhatan. Mungkin ke depannya bisa jadi blog untuk jualan ya, hehe. Anyway, enjoy this!! (edited 2 April 2014)

Forward message di friendster

Setelah sekian lama gak buka friendster, saya coba jelajahi isi jejaring sosial yang sejak setahun lalu sudah mulai sepi pengunjung itu.. Alhasil, saya menemukan pesan forward yang saya sendiri gak tau asalnya dari mana.. hehe..
tapi insya Allah bermanfaat kok..
ini dia pesannya :

> Original message
> > Pernah ada anak lelaki dengan watak buruk.
> >
> > Ayahnya memberi dia sekantung penuh paku,dan menyuruh memaku satu batang paku di pagar pekarangan setiap kali dia kehilangan kesabarannya atau berselisih paham dengan orang lain.
> >
> > Hari pertama dia memaku 37 batang dipagar. Pada minggu-minggu berikutnya dia belajar untukmenahan diri, dan jumlah paku yang dipakainya berkurang dari hari ke hari. Dia mendapatkan bahwa lebih gampang menahan diri daripada memaku di pagar.
> >
> > Akhirnya tiba hari ketika dia tidak perlu lagi memaku sebatang paku pun dan dengan gembira disampaikannya hal itu kepada ayahnya.
> >
> > Ayahnya kemudian menyuruhnya mencabut sebatang paku dari pagar setiap hari bila dia berhasil menahan diri/bersabar.
> >
> > Hari-hari berlalu dan akhirnya tiba harinya dia bisa menyampaikan kepada ayahnya bahwa semua paku sudah tercabut dari pagar.Sang ayah membawa anaknya ke pagar dan berkata :
> >
> > "Anakku, kamu sudah berlaku baik,tetapi coba lihat betapa banyak lubang yang ada dipagar. Pagar ini tidak akan kembali seperti semula.Kalau kamu berselisih paham atau bertengkar dengan orang lain, hal itu selalu meninggalkan luka seperti pada pagar."
> >
> > "Kau bisa menusukkan pisau di punggung orang dan mencabutnya kembali, tetapi akan meninggalkan luka."
> >
> > "Tak peduli berapa kali kau meminta maaf/menyesal, lukanya sama perihnya seperti luka fisik."
 
-------Semoga kita bisa mengendalikan emosi sehingga tidak ada lagi orang lain yang kita sakiti-------


semoga bermanfaat
diimport dari blog Doni Heart Dispatcher

0 komentar:

Posting Komentar

komentar dunk.. biar rame,, hehe

 
Home | Gallery | Twitter | Plurk

Copyright © 2010 Doni August |Designed by Templatemo with editing from doni |Converted to blogger by BloggerThemes.Net

Inilah

Blog Doni Heart Dispatcher